Aku kini bagai puing-puing buih
khuatir pecah sebelum sampai muara
tapi itulah perjalanan takdir
mana mampu dimungkir
Sebelumnya aku ombak ganas
menghempas rakus menghakis tebing
tapi sedetik itu upaya ku habis
bertukar jadi buih-buih terapung
Hanya menunggu hanyut
dan hanyut terus hanyut
sampai saat lenyap dan sirna
seperti tiada tanda

No comments:
Post a Comment